Begini cara juri menilai cupang kontes
International Betta Congress menerbitkan buku standar setiap tahun, dan isinya hampir 200 halaman berbahasa Inggris. Ini versi ringkasnya dalam bahasa Indonesia: apa yang dicari juri, berapa poin yang hilang untuk setiap cacat, dan patokan angka untuk tiap tipe ekor. Kontes IBC pada dasarnya kontes kecantikan — IBC tidak mendukung aduan cupang.
Halaman ini rangkuman, bukan terjemahan resmi dan bukan pengganti buku aslinya. Untuk ikut kontes, selalu pakai versi resmi terbaru — IBC merilis edisi baru tiap Juli/Agustus di ibcbettas.org. Foto contoh dimuat atas izin International Betta Congress; diagram garisnya gambar orisinal.
Juri tidak menambah nilai. Juri mengurangi.
Tidak ada skor 90 atau 95 di kontes IBC. Semua ikan berangkat dari nol cacat, lalu setiap kekurangan memotong poin. Yang potongannya paling sedikit, itu yang juara.
- −3
- Slight
Cacat sangat kecil. Misal satu pinhole di sirip, atau ventral yang menyilang.
- −5
- Minor
Kelihatan kalau diperhatikan. Dorsal agak sempit, ray melengkung satu, ekor sedikit turun dari garis tengah.
- −9
- Major
Langsung kelihatan dan mengganggu bentuk keseluruhan. Ada celah antar sirip, ray keriting di beberapa tempat, badan terlalu gemuk atau terlalu kurus.
- −17
- Severe
Cacat berat. Ray patah, sisik hilang atau badan luka, anal berbentuk segitiga, bentang ekor di bawah 150°.
- DQ
- Disqualify
Ikan dicoret dari kelas, berapa pun bagusnya sisi lain. Daftar lengkapnya ada di bagian 06.
Juri boleh menaikkan atau menurunkan level sebuah cacat satu tingkat kalau kasusnya luar biasa.
Urutan kerja juri
Untuk setiap ikan, urutan pemeriksaannya selalu sama: kepala → badan → dorsal → caudal → anal → ventral & pectoral → warna → pola. Untuk satu kelas, juri menyaring bertahap:
- Sapuan pertama cari yang kena diskualifikasi, atau yang salah kelas dan masih bisa dipindah.
- Sapuan kedua singkirkan yang punya severe fault. Ikan sakit dipindah ke area karantina terpisah.
- Sapuan ketiga sisihkan yang punya major fault — tapi tetap dilirik ulang, karena ikan dengan satu major kadang masih lebih baik dari ikan dengan lima minor.
- Sisanya diurutkan berdasar jumlah minor, lalu slight. Kalau masih imbang, poin dihitung satu-satu.
Bentang ekor: tiga kondisi yang sering ketemu
180° — ideal
165° — major di kelas HM
150° — DQ di kelas HM
Penggaris halfmoon
Geser untuk melihat konsekuensi tiap derajat di kelas Halfmoon Longfin:
Alat bantu — bentang caudal Halfmoon Longfin
180°
Ideal
Garis lurus sempurna saat dilihat dari belakang. Huruf D yang tegas.
Seperti apa cupang yang dicari
Bayangkan siluetnya: ketiga sirip tak berpasangan — dorsal, caudal, anal — menyambung jadi satu lingkaran penuh tanpa celah, dan badannya nyaris jadi bayangan cermin atas-bawah terhadap garis tengah.
Tiga area penilaian umum
Ukuran, simetri, proporsi
Badan berbentuk kumparan, agak berisi di area ventral, meruncing halus ke arah kepala dan ekor. Panjangnya tiga sampai empat kali tingginya.
- Badan min 3,75 cm jantan · 3,20 cm betina
- Dorsal, caudal, anal min ½ panjang badan
- Ventral kira-kira sepanjang anal
Sehat dan mulus
Tidak boleh ada sisik hilang, sisik mencuat, luka, atau bekas robek di sirip. Ray sirip lurus atau melengkung halus, selaput sirip utuh dan tepinya rata.
- Pinhole, tepi bergerigi bekas robek, ray patah
- Semua kena potongan, dari slight sampai DQ
Ngedok penuh
Sirip tegak, insang mengembang, gerakannya terus-menerus dan agresif terhadap penyusup. Ikan yang malas ngedok bikin warna dan bentuknya tidak terbaca juri.
- Diam di dasar wadah dan tidak mau ngedok
- Sama sekali = diskualifikasi
Bentuk sirip: yang benar dan yang salah
Anal trapesium — benar
Anal segitiga — severe
Ventral lurus — benar
Ventral menyilang — slight
| Sirip | Bentuk yang dicari | Yang dihindari |
|---|---|---|
| Dorsal | Bentuk skyhawk yang menyapu ke depan; setengah lingkaran atau persegi juga diterima asal lebar dan bervolume. Idealnya menumpuk dengan caudal tapi tidak menyatu. | Bentuk segitiga. Ray depan yang jauh lebih pendek dari yang lain. |
| Caudal | Setengah lingkaran membuka penuh 180°. Ray tersebar merata di atas dan bawah garis tengah. Volume lebih penting dari panjang. | Ekor yang melipat seperti kipas (DQ di kelas halfmoon). Bentang di bawah 165°. |
| Anal | Trapesium sama kaki — sisi luar lebih lebar dari pangkalnya. Menumpuk dengan caudal tanpa menyatu. | Bentuk segitiga (severe). Terlalu panjang sampai melewati tepi bawah caudal. |
| Ventral | Seperti bilah pisau dengan sisi tajam menghadap belakang, ujung tunggal yang runcing, sama panjang. | Menyilang, kependekan, atau tipis seperti benang. Ujung ganda. |
| Pectoral | Lebar dan panjang. Ini sirip yang paling berperan saat berenang dan menjaga keseimbangan. | Kecil dan sempit (sulit dinilai kalau transparan, tapi tetap dilihat). |
Betina
Betina dinilai dengan standar umum dan standar warna yang sama seperti jantan, tapi bentuknya harus tetap terbaca sebagai betina: badan lebih membulat, sirip jauh lebih pendek, dan egg spot wajib terlihat.
- Tidak ada egg spot → diskualifikasi. Egg spot pada jantan juga diskualifikasi.
- Betina dengan sirip sepanjang jantan → diskualifikasi.
- Perut terlalu membuncit karena telur tertahan (egg bound) → diskualifikasi.
- Ukuran minimum 3,2 cm. Betina boleh sedikit kurang agresif dibanding jantan — kecuali betina plakat, yang justru diharapkan lebih galak dari betina sirip panjang.

Angka kunci tiap tipe ekor
Semua fault umum di atas tetap berlaku di setiap kelas. Yang di bawah ini tambahan spesifik — dan biasanya di sinilah ikan yang terlihat bagus di foto kehilangan banyak poin.
Halfmoon
Bentang 180° yang membentuk huruf D tegas. Dilihat dari belakang, tepi ekornya harus garis lurus. Percabangan tersier maupun kuartener sama-sama boleh, asal hasilnya 180°.
- <15° lebih dari 180° · slight
- 15°–30° lebih · major · ≥30° lebih · DQ
- <15° kurang dari 180° · major
- >15° kurang · di bawah 165° · DQ
- Anal/dorsal lebih panjang dari caudal: tiap 1,6 mm naik satu tingkat
Halfmoon Shortfin
Versi sirip pendek dari halfmoon simetris. Anal tetap berbentuk persegi panjang, bukan meruncing seperti plakat. Toleransi 2,0 mm diberikan untuk anal dan dorsal yang sedikit lebih panjang.
- Caudal 180°, tepi lurus, maks ⅓ panjang badan
- Percabangan minimal sekunder · 4 ray
- Ventral sekitar dua kali tinggi anal
- Bentang di bawah 180° · major
Crowntail
Yang dinilai bukan sekadar "ada serit", tapi seberapa banyak selaput yang berkurang dibanding panjang ray-nya, dan harus terbukti di ketiga sirip utama. Combtail bukan crowntail.
- Jantan min 33% reduksi webbing per sirip utama
- Betina min 25% · Ideal 50%
- <33% di satu sirip · severe
- <33% di dua sirip atau lebih · DQ
- Ray dorsal kurang dari 9 · DQ
Crowntail Plakat
Ada dua versi: versi plakat (anal meruncing) dan versi shortfin halfmoon (anal persegi panjang). Standarnya sama kecuali bentuk anal itu.
- Min 25% reduksi webbing tiap sirip tunggal
- Ventral juga harus bergerigi
- Panjang sirip maksimal ⅓ badan
- Lewat ⅓ di dua sirip atau lebih · DQ
Plakat Tradisional
Bentuk cupang domestik tertua, turunan ikan aduan. Badannya kekar dan berisi, gayanya paling galak di antara semua kelas — digambarkan seperti pitbull yang selalu waspada.
- Caudal spade atau membulat, tepi tidak tajam
- Percabangan caudal tidak lebih dari sekunder
- Ventral minimal ⅔ panjang badan
- Anal trapesium, ujung belakang runcing
- Anal tanpa ujung runcing · major
Show Plakat
Bentuk plakat paling umum sekarang — gabungan plakat tradisional dengan show betta. Bedanya dari tradisional hanya di dua hal: dorsal dan caudal.
- Dorsal setengah lingkaran, membuka seperti kipas
- Caudal D tajam 180°, percabangan min sekunder
- Anal melandai ke belakang, ujung runcing
- Ray anal terpanjang min 2× ray tepi caudal
- Anal membulat tanpa ujung runcing · major
Giant Plakat
Gen pengatur pertumbuhannya tidak berhenti seperti cupang biasa, jadi ikan ini terus tumbuh seumur hidup. Semua sirip dinilai sama seperti show betta lain — yang khusus cuma ukuran dan kekarannya.
- Jantan min 6,0 cm · Betina min 5,0 cm
- Proporsi panjang : tebal sekitar 1 : 3
- Badan ramping lebih dari 1:3 · severe
Doubletail Longfin
Dua lobus ekor yang benar-benar terpisah sampai ke pangkal. Dorsal jadi jauh lebih lebar sampai nyaris jadi cermin dari anal — justru di kelas ini simetri diharapkan lebih rapi daripada singletail.
- Tiap lobus 90° atau lebih, total 180°
- Pemisahan >¾ tapi belum penuh · slight
- Pemisahan ½–¾ · minor · ≤½ · major
- Lobus tidak seimbang dan sempit · severe
- Bengkok di peduncle dinilai dari atas
Doubletail Shortfin
Dua tipe yang dinilai berbeda. Tipe A berbasis veiltail: dorsal memanjang, anal meruncing, ventral ⅔ panjang badan. Tipe B berbasis shortfin halfmoon: anal persegi panjang, bukan meruncing.
- Dua lobus sama besar, terpisah sampai peduncle
- Bentang total 180°
- Badan tidak boleh lebih pendek dari plakat lain
- Tinggi sirip lewat ½ badan · pindah ke longfin
Large Pectoral
Yang dinilai khusus cuma pectoral-nya; sirip lain mengikuti standar show betta biasa. Juri wajib memeriksa dari kedua sisi dan dari atas, karena ketimpangan kiri-kanan baru kelihatan dari sana.
- Ideal besar, bulat, sepanjang ½ badan
- <½ panjang badan · minor · <⅓ · major
- >⅔ panjang badan · major
- Beda kiri-kanan ⅓ · severe · ½ · DQ
Veiltail
Bentuk show betta tertua, dan satu-satunya yang justru tidak boleh simetris. Ekornya naik curam dari pangkal lalu melengkung panjang ke bawah seperti lidah kucing. Dorsalnya berbentuk sabit yang berujung runcing.
- Caudal min 165° di pangkal, ideal 180°
- Panjang caudal 1× panjang badan
- Percabangan caudal maksimal primer
- Lebar pangkal dorsal ideal ⅓ lebar anal
- Tampak simetris di sirip tunggal · DQ
Reduksi webbing crowntail
0% — bukan crowntail
33% — batas minimum jantan
50% — ideal
Tingkat pemisahan lobus doubletail
Terpisah penuh — ideal
>¾ slight · ½–¾ minor
≤½ — major
Contoh bentuk







Warna bukan soal bagus, tapi soal patuh kategori
Ini bagian yang paling sering bikin hobiis bingung. Juri diminta secara eksplisit menghindari sindrom "tapi ini cupang tercantik yang pernah saya lihat" — ikan yang menakjubkan tapi tidak memenuhi kriteria kelas warnanya tetap dipotong poin.
Penggolongan warna IBC bertingkat, dari yang paling luas ke yang paling spesifik. Tingkat ini tidak membedakan jenis kelamin atau tipe ekor — itu urusan sistem kelas.
- GroupSingle color · bicolor · patterned · betta species · special exhibit
- SubgroupAda atau tidaknya dasar warna gelap — atau jenis pola, untuk patterned
- CategoryIridescent atau non-iridescent
- SubcategoryOpaque atau non-opaque
- TypeWarnanya sendiri: merah, biru, opaque white, dan seterusnya
- SubtypeMisal blue marble atau red marble
Tiga faktor inilah yang menentukan percabangannya: ada tidaknya lapisan hitam di bawah warna, ada tidaknya kilau iridescent, dan ada tidaknya opaque. Istilah "gelap" di sini merujuk ke lapisan pigmen hitam di bawah warna utama — jadi merah yang punya undercoat hitam masuk kelompok gelap, sementara merah tanpa undercoat sebetulnya masuk kelompok terang.
Kenapa ini penting buat yang mau ikut kontes
Salah menempatkan ikan di grup adalah kesalahan paling mahal. Tidak ada kesalahan warna yang lebih serius daripada kesalahan Group. Cambodian tradisional yang didaftarkan di kelas RED akan langsung didiskualifikasi — bukan karena ikannya jelek, tapi karena dia melanggar karakteristik Group "single color".
| Yang dihitung | Daftarnya |
|---|---|
| 11 warna primer | Merah, hitam, kuning, clear, biru, steel, turquoise, hijau, pastel, opaque, oranye |
| 6 warna sekunder | Pastel blue, pastel green, pastel white, opaque blue, opaque green, opaque white |
| 5 pola primer | Single color, bicolor, butterfly, marble, multicolor |
Prinsip potongan warna
- Warna terang yang muncul di ikan kelompok gelap kena potongan, dan sebaliknya.
- Kilau iridescent yang muncul di kategori non-iridescent kena potongan.
- Makin tinggi kontras warna kedua yang nyasar, makin berat potongannya.
- Makin luas warna kedua itu menyebar, makin berat juga.
Contoh nyatanya: cupang hitam dengan bercak biru, turquoise, atau hijau kena severe fault (−17), karena iridescent melanggar karakter kategori non-iridescent. Tapi kalau bercaknya steel blue, potongannya cuma major (−9) — karena kontrasnya rendah, jadi dampak visualnya berbeda.
Penilaian warna dilakukan dengan menyorotkan senter langsung ke ikan. Senter tidak boleh berlensa warna, dan untuk menilai gradasi warna tidak boleh disorot dari belakang sirip — itu hanya dipakai untuk mencari "wash" warna yang tersembunyi.
Butterfly, marble, dan kawan-kawannya
Di kelompok pola, yang dinilai adalah keseragaman, kerapatan, dan sifat polanya — bukan warna-warna di dalam pola itu. Potongan poin dialamatkan ke polanya.
2 band · ½ : ½ — ideal
Band luar terlalu tipis
3 band · ⅓ tiap band
Dragon — tepi sisik nyaris tak terlihat
Pineapple — tiap sisik bertepi gelap
Contoh pola







Butterfly
Kuncinya ada di band pada sirip, bukan di badan. Band harus tegas, bukan sekadar warna yang menipis. Cupang kuning dengan sirip kuning yang ujungnya kuning lebih muda bukan butterfly; yang punya band kuning dan clear yang terpisah jelas, baru butterfly.
- 2 band masing-masing ½ luas sirip
- 3 band atau lebih: 1/jumlah band
- Garis pemisah lurus, membentuk oval
- Pola butterfly hilang sama sekali · DQ
Marble
Disebabkan gen transposon (jumping gene) yang mengurangi pigmen di area tertentu. Pola marble harus padu dan menyebar merata di seluruh badan dan semua sirip tak berpasangan — pola di sirip idealnya kelanjutan dari pola di badan.
- Minimal 2 warna dengan kontras baik
- Maksimal 3 warna — lebih pindah ke multicolor
- Tidak ada efek marble · DQ atau pindah kelas
- Kontras buruk · severe
- Satu warna dominan >80% badan · severe
Multicolor
Praktis semua multicolor sekarang adalah ikan bermarble kompleks. Yang dicari bukan cuma banyak warna, tapi kombinasi yang menarik dengan pemisahan yang bersih. Dominasi satu warna justru merugikan.
- Minimal 3 warna, salah satunya cerah
- Idealnya badan dan tiap sirip tunggal 3 warna
- Cellophane dihitung sebagai warna
- Kurang dari 3 warna · DQ
- Kontras buruk antar warna · severe
Dalmatian
Bukan marble. Ikan solid atau bicolor dengan bintik kontras di semua sirip tak berpasangan, biasanya berbadan warna daging.
- Bintik menutup 25%–33% sirip tunggal
- 15–25% · minor · di bawah 15% · major
- Pola hilang di dua sirip atau lebih · severe
Orchid
Ikan hitam dengan garis iridescent di antara tiap ray di semua sirip tunggal — efek sinar matahari terbit. Steel blue paling umum, tapi biru, turquoise, dan gold metallic juga diterima.
- Badan hitam pekat merata sampai ujung ray
- Tidak boleh ada marbling atau red wash
- Iridescent tidak boleh merembes ke badan
Grizzled
Gen grizzle menghambat pembentukan pigmen di sebagian sisik dan sirip. Hasilnya dua pola berbeda: peppering atau taburan di badan, dan sapuan kuas, pusaran, atau splotch di sirip. Mirip marble, tapi gennya beda — jadi tidak boleh dipindah ke kelas marble.
- Idealnya 50% iridescent : 50% warna dasar
- Salah satu 60–75% · major
- Salah satu ≥80% · DQ, pindah kelas
- Badan tanpa peppering · major
Dragon Scale
Sisik ditebali lapisan metalik sampai terlihat seperti pelat baja, lengkap dengan topeng penuh di kepala. Ada dua tipe: solid dan bicolor. Yang terbaik punya pemisahan warna badan dan sirip yang tegas.
- Kepala tanpa dragon · severe
- Kepala bermasker tapi tidak penuh · major
- Pola tidak merata di sisik · major
- Warna badan merembes ke sirip dinilai wash
Pineapple
Pola jala — tiap sisik punya tepi berwarna berbeda, paling umum tepi hitam di badan keemasan, hingga terlihat seperti kulit nanas. Sirip boleh punya band tipis dengan warna sama dengan tepi sisik, dan harus ada di ketiga sirip utama dengan lebar seragam.
- Tepi sisik terlihat jelas dan seragam · ideal
- Band tidak menyambung · major
- Band hitam lebih dari 15% · pindah ke butterfly
Alien
Punya barring wildtype gelap di dorsal dan anal yang bisa menjalar ke caudal, dengan topeng penuh di kepala dan badan ramping seperti imbellis — bukan gempal seperti splendens. Boleh berbentuk halfmoon maupun ekor wild.
- Ideal tiap sirip 50% banding, 50% dasar
- 25–50% banding · minor · <25% · severe
- Tidak ada banding di dorsal · DQ
- Ventral ideal ¼ panjang badan
- Badan gempal seperti splendens · major
Koi & kelompok Fancy
Sistem penggolongan opsional yang sedang diuji untuk menampung warna-warna modern yang tidak muat di kelas lama. Dasarnya: warna non-iridescent disebut base color, sisanya iridescent. Istilah "fancy" di sini berarti indah, bukan nama dagang.
- Koi Base Fancy: ≥2 base color, tanpa iridescent
- Iridescent Koi Base: ≥2 base color + iridescent
- Marking · Non-Marking · Partial Iridescent
- Sparkling Fancy · Fin Variation Fancy
- Iridescent Covered · Iridescent Marking
Hal-hal yang langsung mencoret ikanmu
Berapa pun bagusnya sisi lain dari ikan itu. Juri diinstruksikan untuk tidak ragu memakai diskualifikasi, dan alasannya wajib disampaikan ke panitia serta peserta.
Berlaku di semua kelas
- Badan di bawah 3,5 cm (jantan) atau 3,0 cm (betina). Antara itu dan ukuran minimum resmi dihitung severe fault.
- Kesulitan berenang, baik karena sirip terlalu berat maupun gangguan gelembung renang.
- Salah kelas, dan tidak bisa dipindahkan.
- Bukan splendens tapi tidak diberi label.
- Variasi warna atau bentuk yang tidak diberi label.
- Salah jenis kelamin, salah spesies, atau hibrida di kelas non-splendens.
- Egg spot pada jantan, atau tidak ada egg spot pada betina.
- Betina dengan sirip sepanjang jantan.
- Badan cacat bentuk — terutama pada doubletail.
- Ada bagian tubuh yang hilang: mata, tutup insang, atau sirip.
- Sisik kacau parah — banyak sisik tidak sejajar atau pola sisik sangat tidak beraturan.
- Tanda penyakit apa pun.
- Buta — terutama sering ditemukan pada opaque dan albino.
- Egg bound, perut membuncit parah.
- Penakut: diam di dasar wadah, tidak mau naik atau ngedok.
- Ikan yang "dipermak" dengan cara apa pun — diwarnai, siripnya digunting, ray-nya dicabut, atau dirapikan dengan metode lain.
Kamu masuk kelompok yang mana
Self-Bred
Untuk anggota IBC yang membudidayakan sendiri ikannya. Bisa perorangan, keluarga satu rumah dengan satu fishroom, kolaborasi dua orang di fishroom terpisah, atau entri atas nama chapter.
- Maks 50 ikan per peserta · 60 total
- Konvensi tahunan maks 60 ikan · 70 total
- Kolaborasi wajib didaftarkan ke Judging Board
- Entri chapter tidak dapat award akhir tahun
New Breeder
Buat yang baru mulai ternak dan ikut kontes, supaya bisa bersaing di kolam yang lebih kecil. Ikannya tetap dinilai dengan standar IBC yang sama persis, cuma kelasnya lebih sedikit.
- Berlaku maksimal 2 musim kontes
- Hanya untuk peserta dari Area tempat kontes
- Menang Grand Champion tahun pertama · naik ke A
- Sekali pindah ke A, status hilang permanen
Collector
Semua ikan yang bukan hasil ternak sendiri: beli dari toko, online, dari breeder lain, hadiah, atau tangkapan alam. Dinilai dengan standar yang sama, tapi kelas dan penghargaannya terpisah.
- Wajib dimiliki minimal 1 bulan sebelum kontes
- Glofish® wajib masuk kelas ini
- Area 6 mencampur ikan beli di kelas reguler
- Area 2 tidak menerima ikan beli sama sekali
Etika kontes
Sistemnya berjalan di atas kejujuran peserta. Yang diharapkan IBC:
- Ikan di Group A dan B benar-benar kamu ternakkan, kamu besarkan sampai ukuran kontes, dan kamu latih sendiri di fishroom sendiri. Kalau sumber dayanya dipakai bersama, daftarkan sebagai keluarga atau kolaborasi.
- Ikan ditampilkan dalam kondisi aslinya. Sirip tidak digunting, tidak ada modifikasi apa pun.
- Daftar pakai nama asli sesuai keanggotaan. Entri yang hanya memakai nama dagang atau nama toko akan didiskualifikasi — nama dagang boleh ditulis di dalam kurung setelah nama asli.
- IBC tidak mendukung aduan cupang, dan mengharapkan semua ikan diperlakukan manusiawi.
- Bersaing dengan sportif, tanpa mengganggu peserta lain.
Cek cepat sebelum ikanmu berangkat
Sebagian besar poin hilang bukan karena genetik, tapi karena hal-hal yang sebetulnya bisa dicegah di rumah.
- Sirip diperiksa dengan senter: cari pinhole, robekan kecil, dan ray yang patah
- Ventral tidak menyilang dan panjangnya sama
- Tidak ada sisik hilang, mencuat, atau bekas luka di badan
- Ikan mau ngedok penuh saat dipancing, bukan cuma sesekali
- Tidak ada tanda penyakit sekecil apa pun
- Ukuran badan sudah lewat batas minimum kelasnya
- Kelas warnanya sudah dicek ulang terhadap sistem grup — ini penyebab DQ paling sering
- Semua variasi bentuk dan warna sudah diberi label
- Jantan tidak punya egg spot, betina egg spot-nya terlihat
- Nama pendaftaran adalah nama asli, bukan nama toko
- Untuk ikan beli: sudah di tanganmu minimal satu bulan
- Daftar kelas Area yang berlaku sudah dibaca — tiap Area punya daftar sendiri
Pertanyaan yang sering muncul
Ringkasan poin yang paling sering ditanyakan seputar standar penilaian IBC — sama dengan yang dipakai di data terstruktur halaman ini.
Bagaimana cara juri IBC menilai cupang kontes?
Juri tidak menambah nilai, tapi mengurangi. Semua ikan berangkat dari nol cacat, lalu tiap kekurangan memotong poin: slight −3, minor −5, major −9, severe −17, dan diskualifikasi mencoret ikan dari kelas. Ikan dengan potongan paling sedikit jadi juara.
Berapa bentang ekor ideal cupang halfmoon?
180 derajat tepat, membentuk huruf D yang tegas dengan tepi lurus saat dilihat dari belakang. Kurang dari 15 derajat di bawah 180 dihitung major fault, dan lebih dari 15 derajat di bawah 180 berarti diskualifikasi dari kelas halfmoon.
Berapa ukuran minimum cupang untuk ikut kontes IBC?
Panjang badan minimal 3,75 cm untuk jantan dan 3,20 cm untuk betina. Di bawah itu dihitung severe fault. Kalau badan jantan di bawah 3,5 cm atau betina di bawah 3,0 cm, ikan langsung didiskualifikasi. Untuk giant plakat, minimum 6,0 cm jantan dan 5,0 cm betina.
Apa syarat cupang crowntail supaya sah masuk kelasnya?
Reduksi selaput sirip minimal 33 persen dibanding panjang ray untuk jantan dan 25 persen untuk betina, dan harus terbukti di ketiga sirip utama yaitu caudal, dorsal, dan anal. Reduksi 50 persen dianggap ideal. Kalau kurang dari syarat di dua sirip atau lebih, ikan didiskualifikasi.
Apa saja yang bikin cupang langsung didiskualifikasi di kontes IBC?
Antara lain: ukuran badan di bawah batas, kesulitan berenang, salah kelas, tanda penyakit, ada bagian tubuh yang hilang, betina tanpa egg spot atau jantan dengan egg spot, ikan yang tidak mau ngedok sama sekali, dan ikan yang dipermak baik diwarnai maupun siripnya digunting.